Ia hanya ingin jadi cantik, dipuji, disukai, dan tak diremehkan. Saat menemukan obat pemutih instan, ia meneguknya tanpa ragu. Kecantikannya meningkat, tapi pikirannya mulai hancur. Suara asing berbisik, malam-malamnya kabur, dan setiap kali ia marah, seseorang lain mengambil alih. Ia tak sadar, pembunuh yang ia takutkan sebenarnya hidup di dalam dirinya sendiri.