Seorang siswa SMA bernama Moiz yang sedang memiliki tekanan hidup baik di dalam keluarga, lingkungan sekitar dan pergaulan sosial nya yang toksik. Memadamkan harapan di dalam dirinya yang kemudian berusaha bangkit lakukan perubahan total dari toksik tersebut. Bagaimana dia akan menjalani proses untuk membangun karakter baru nya melalui filosofi kereta?