Karna dan Arjuna berhadapan di Medan perang. Keduanya berdiri pada kereta kuda masing-masing dengan busur panah di tangan keduanya. Di tengah peperangan yang sengit ini, keduanya mengingat-ingat masa lalu mereka yang penuh dengan rivalitas itu. Kisah mereka sebagai saudara beda ayah yang berisi tragedi dan ironi.