Sebuah sekolah di Indonesia menjadi gerbang dunia bawah kriminal. Netralitas sekolah memicu seleksi, menjadikan seorang siswa cerdas aset berharga dalam konflik yang kelak akan melampaui batas negara. Sekolah hanyalah awal. Di dunia ini yang bertahan bukan yang kuat, tapi yang paling siap.