Hidup bukan anugrah baginya hidup hanyalah kutukan.Dia mengharapkan kematian lebih dari apapun namun dia hanya manusia yang sama sekali tak berhak atas nyawa siapapun bahkan dirinya sendiri sehingga dia memutuskan mencari kebahagiaan anak muda sepantarannya tapi bukankah terlalu serakah bagi pendosa besar sepertimya untuk mencarinya