Mesyha memiliki trauma dari masa kecil karena ditinggal pergi oleh orang-orang yang disayanginya. Mesyha menganggap bahwa takdirnya akan selalu ditinggalkan oleh orang yang disayanginya. Saat Mesyha mulai bisa menghilangkan traumanya, namun sahabat masa kecil datang kembali padanya.