Himmel sudah terbiasa hidup berpindah-pindah dengan ibunya di Jerman, dia hampir tidak pernah merasakan suasana rumah pada umumnya. Dengan beralasan sibuk dan kuliah, ibunya mengirim Himmel pulang ke Indonesia dan tinggal di rumah sahabatnya, tapi saat sampai, kenyataannya malah Himmel harus tinggal di sebuah kost-an besar dengan penghuni yang bermacam-macam...