Saat dunia sedang berkonflik, Samudra dan Kaia justru menciptakan sebuah lubang misterius yang membawa mereka ke dunia baru. Namun dunia yang mereka impikan berada diambang kehancuran akibat perang antar entitas. Keduanya sama-sama mengatasnamakan keadilan dan menganggap pemusnahan musuh sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian. Samudra, Kaia, dan orang-orang yang masuk ke dunia tersebut mereka harus memilih untuk berpihak dan bertahan hidup, lalu apakah itu semua membuat keadilan ditegakan?