Nonam punya wajah menawan, otak yang pintar, dan… pekerjaan yang tidak ada. Bersama Unkno, teman sekamarnya yang merupakan pekerja full-time, hari-hari Nonam justru dipenuhi berbagai kejadian tak terduga dengan pesona nya. Lalu, bagaimana Nonam menjalani kehidupannya? Apakah ia benar-benar nyaman menjadi pengangguran?