Dingin. Gelap. Sunyi. Aku terbangun di tengah kehampaan, tanpa bentuk, tanpa suara. Seolah dunia telah lenyap… atau mungkin akulah yang telah hilang darinya. Tak bisa bergerak. Tak bisa merasa. Hanya kesadaran… yang melayang. Dentuman berat menggema dari kejauhan. DUM… DUM… DUM… seperti gendang kematian yang membangunkanku dari tidur panjang. Lalu—cahaya kecil muncul. Memanduku. Tiba-tiba, langit terbuka. Laut tanpa batas menyambutku, tapi aku bukan lagi manusia… hanya cahaya. Jiwa.