Di zaman sekarang, peminat ilmu silat sangat berkurang. Seorang pemuda berusia 16 tahun bernama Jarot Kusuma yang merupakan seorang Pendekar silat berniat melestarikan aliran ilmu silatnya ke orang lain. Jarot diperintahkan kakeknya untuk bersekolah ke SMA kepunyaan kenalannya yang merupakan SMA terfavorit. Kisah ini dimulai dengan tingkah laku kampungan Jarot yang konyol karena tidak bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan orang perkotaan.