Moerni adalah ketua klub berkebun yang kondisinya sedang kekurangan anggota. di saat kritis, dia mendapat bantuan dari seseorang yang ia kenal. Seperti buah simalakama. Jika menolak bantuannya, ekskul Moerni terancam bubar. Tapi menerima, artinya dia harus berhadapan dengan luka di masa lalunya.