Amira yang tidak berhasil diterima di sekolah unggulan di kota berakhir dengan masuk ke sebuah sekolah khusus perempuan yang tidak pernah ia alami sebelumnya. Disinilah Amira mengalami pengalaman keseharian yang kocak, seru, "lebay",konyol, penuh drama dan bahkan menyentuh bersama teman-temannya di lingkungan yang 99% berisi perempuan.