Berbekal hanya ijazah SMA, Su'od nekat merantau ke ibukota Jakarta.. Niatnya nggak muluk-muluk, hanya ingin menggapai kehidupan yang lebih baik.. Su'od berpikir, kalau hanya tinggal di kampungnya di Madura, impiannya untuk menjadi orang sukses akan sulit untuk tercapai.. Maka ia pun nekat mengadu nasib di Jakarta.. Ternyata "kondisi" ibukota demikian keras, sampai akhirnya memaksa Su'od menjadi preman untuk menyambung hidup di Jakarta.. Bisa dibilang, Su'od ini preman terpaksa gitu deh..