Sejak kecil, San tak pernah mengenal kedua orang tuanya. Ia hanya dibesarkan oleh Kak Ela dan Bang Alister yang selalu menjawab, "Ibu dan Ayah selalu ada di antara kita, San." Di usia 16 tahun, misteri tentang asal-usulnya masih menjadi teka-teki. Hingga takdir mempertemukannya dengan sekelompok remaja yang menyimpan luka serupa. Bersama mereka, San menemukan tawa, persahabatan, dan keberanian untuk mengungkap rahasia masa lalu yang selama ini disembunyikan.