Mentari, seorang game designer yang memperoleh kemampuan membaca pikiran, berusaha membantu orang-orang di sekitarnya. Namun setelah menyadari bahwa kebenaran tidak selalu membawa keselamatan, ia terjebak dalam dilema antara empati dan kontrol. Di tengah pencariannya, Grey, seorang konsultan hukum yang manipulatif, terus menggoyahkan keyakinan dan memaksa Mentari mempertanyakan makna sebenarnya dari menolong seseorang.