Reiner, mengalami nasib buruk setelah menjadi korban pengeroyokan preman di tengah malam. Namun, kejadian itu ternyata lebih buruk dari yang ia kira. Para preman itu "iseng" menjadikan tubuh Reiner sebagai kelinci percobaan untuk sebuah obat eksperimental yang asing. Beberapa hari kemudian, tubuhnya mulai menunjukan berbagai reaksi aneh. Meski begitu, Reiner berusaha menjalani hari-harinya seperti biasa, seolah perubahan dalam dirinya tidak pernah terjadi.
